# /home/u1041419/public_html/uqsd/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:608^ "Engine ⚙️ : SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
^ "SQL ⚒️"
^ array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 20 offset 0" ]
^ "Bind Value ⚒️"
^ []
Didi, Syifa dan Ipung terpilih dalam satu kelompok tugas mendongeng. Mereka ingin menampilkan dongeng dengan tokoh pewayangan. Mereka pun berdiskusi untuk membuat wayangnya. Sebagian bahannya dari sisa kartun manila punya ayah Didi. Sisanya harus dibeli. Didi mendapat tanggung jawab untuk berbelanja. Ternyata, Didi pintar menawar. Uang urunan ada sisanya. Didi galau melihat uang kembalian itu. …
Di masa lalu mengaji di Kotagede sangat mengasyikkan. Pada masa itu pergi mengaji sama dengan pergi bermain. Anak-anak diajari mengaji satu persatu secara bergiliran. Yang sudah selesai mengaji boleh bermain petak umpet, gobak sodor ataupun permainan lainnya. Guru-guru mengaji pun sangat pandai bercerita. Asyik bukan? Dari pengajian Kotagede di masa lalu ini banyak dihasilkan pemimpin-pemimpin …
Tak ada yang lebih mengharukan (bagi kami para juri ketika bertugas menilai mereka), selain menatap pandangan mata anak-anak yang cerdas itu, dan dalam usia sangat-sangat muda telah meraih prestasi menjulang tinggi. Menulis karya sastra lewat lomba menulis cerita, hanyalah sarana. Tapi di balik semua itu, hal paling penting adalah proses bagaimana karya sastra (membaca dan menulis) turut memben…
Dini ikut Ibu ke pasar. Saat pulang dari pasar, mereka membawa aneka sayur dan buah. Doni, adik Dini sangat tertarik pada sayur dan buah warna warni. Mereka lalu membaca buku ensiklopedia yang berisi tentang manfaat sayur dan buah warna-warni. Setelah membaca buku, mereka makan gado-gado dan es buah yang terbuat dari sayuran dan buah-buahan yang sudah dimasak Ibu. Cerita ini mengajak pembaca un…
Sastra adalah muara dari hati nurani. Lewat pintu kesusastraan, LCMA (Lomba Menulis Cerita Anak) mengajak para pewaris bangsa untuk mulai terlibat. Maka dengarkanlah suara mereka, impian mereka, harapan mereka. Di tengah merosotnya moral bangsa yang mengharu-biru, pertanyaan tentang 'kejujuran' yang dituliskan, adalah suara yang murni. Lewat menulis, mereka diajak berbicara. Karena prasyarat 's…
Ayo main Dakon bersama Ela dan Aya! Tapi, kenapa Aya menang terus, ya? Ela sebal karena dia kalah lagi kalah lagi. Main sekali lagi pun, Aya menang lagi. Pasti Aya curang! Ela tidak mau main lagi. 'Kita main yang lain, bagaimana?' tawar Aya. Ela tidak mau. Kecuali ketika Aya mengajaknya bermain engklek. Dan, benar saja, ada sesuatu yang disimpan Aya selama ini, makanya Aya selalu menang. Wah, …
Cemong selalu iri melihat kucing-kucing yang mengenakan kerincing. Baginya, kerincing melambangkan rumah dan kasih sayang. Bisakah ia memiliki kerincing yang diimpikan? Ia hanyalah kucing liar tak bertuan. Suatu hari seseorang justru menangkapnya. Cemong bingung dan takut. Ia akan dibawa ke mana?
Pasti kalian semua punya gim favorit. Kami juga suka gim masak-masak dan membangun restoran. Saat itu rasanya ingin berada di posisi tertinggi dengan terus-terusan bermain. Eits! Bermain gim untuk mengisi waktu memang mengasyikkan, tapi kerjakan dulu tugas di sekolah dan di rumah ya! Buku ini bercerita tentang Dito yang ingin menempati peringkat teratas di gim Kota Baru bersama teman-temannya. …
Neo dan Nara ikut orang tuanya ke Pulau Samosir. Mamanya seorang peneliti burung yang sedang meneliti burung endemik. Suatu hari saat mereka mengikuti orang tuanya di hutan mereka mencium bau wangi misterius. Kata Neo bau itu biasanya untuk memanggil hantu. Sayangnya Nara tidak percaya. Dia justru ingin mencari tahu dari mana bau itu berasal. Apa yang akan ditemukan Nara dan Neo selanjutnya?
Bullying atau perundungan atau kekerasan pada peserta didik terkadang bisa menimbulkan trauma yang mendalam, hal ini bisa terjadi di sekolah, di rumah bahkan di lingkungan masyarakat dimana kita tinggal. Tujuan dari penyusunan buku ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang bullying/perundungan dari berbagai aspek, agar bisa jadi acuan seluruh warga sekolah sehingga terjadinya perundungan di…
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Mengemas pemahaman antropologi untuk anak-anak sangatlah menarik, apalagi jika mengenal antropologi budaya dilakukan lewat pengalaman mengunjungi suku-suku pedalaman yang ada di negara-negara di Asia Tenggara. Negara-negara di lingkup ASEAN memiliki suku-suku yang beragam, yang bisa jadi memiliki keterkaitan budaya satu dengan yang lain. Yang …
Dunia telah berubah cepat. Jika dulu hasil kebun petani harus melalui pengepul atau tengkulak dengan harga yang ditentukan mereka, kini tak lagi . Salah satunya berkat Kak Marlita. Ya, melalui lapak Kak Marlita hasil kebun dan hasil peternakan bisa langsung dipasarkan. Petani dan peternak gembira karena bisa menjual dengan harga yang baik dan cepat. Lapak digital kakak dan internet telah memper…
Di Desa Karoten, ada acara piknik untuk merayakan panen wortel. Lilo belum pernah ikut piknik. Hari Minggu, ia datang dan membawa makanan paling enak. Saat piknik, semua petani saling berbagi dan mencicipi makanan. Namun, Lilo tidak mau membagi makanannya. Apa, ya, yang terjadi kemudian? Apakah akhirnya Lilo mau membagi makanannya?
Lihatlah ladang Paman, hangus habis terbakar! Paman sangat sedih karena akhir-akhir ini sering gagal panen. Peristiwa banjir makin sering terjadi. Demikian pula dengan musim kemarau, cenderung lebih panjang dan lebih terik. Musim seolah tertukar waktu. Yang biasanya sudah musim hujan, kini masih kemarau. Akibatnya ladang paman beberapa kali mengalami puso. Perubahan musim itu tidak hanya terjad…
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Tari menghadiri sebuah festival yang megah dan meriah. Tak disangka festival itu adalah bagian dari kerja sama negara-negara ASEAN. Tari banyak sekali belajar hal baru dari festival itu, termasuk kenyataan bahwa tarian bisa membuka persahabatan. Mengapa begitu? Mari ikuti kisah Tari dalam buku ini.
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Halo, anak-anak. Apakah kalian pernah menjadi pejuang? Misalnya, kalian ingin memiliki suatu barang, lalu berjuang dan berusaha untuk mendapatkannya. Pernah tidak? Sepuluh satwa yang tersebar di negara-negara ASEAN juga demikian. Mereka ingin bernapas setiap hari. Mereka ingin menikmati makanan lezat tanpa perasaan takut. Sederhana, bukan? Say…
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Pernahkan kalian mengikuti kegiatan berkemah? Atau, apakah kalian pernah membayangkan peristiwa sains di kehidupan sehari-hari? Bagaimana jika kegiatan berkemah dan percobaan sains dijadikan satu? Buku ini menceritakan tentang petualangan Ida asal Madura saat mengikuti kemah sains. Berkemah dan melakukan percobaan sains membuat Ida berkenalan …
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Hai teman-teman, tahukah kalian apa itu transmigrasi? Ya, perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain. Transmigrasi bisa dilakukan oleh siapa saja. Tentu saja ada syarat-syaratnya. Orang-orang di pemukiman transmigrasi berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka akan bertemu dengan tetangga dan suasana baru juga bertemu kebiasaa…
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Aisyah menjadi penasaran dengan tetangga dan juga teman satu sekolahnya yang baru pindah. Lani namanya. Hal itu karena Lani yang merupakan keturunan Cina juga menyambut Imlek, padahal keluarga Lani beragama Islam. Rasa penasaran Aisyah terjawab sudah, banyak perbedaan yang terjadi karena adanya diaspora bangsa lain ke Indonesia. Di sekolah, Ai…
Buku ini untuk pembaca lancar mulai umur 10 tahun. Gogor terlahir dengan bibir sumbing sehingga tidak bisa berkata-kata dengan jelas. Meski begitu, tidak ada yang mempermasalahkan keadaannya. Hingga pada suatu hari, Gogor bersedih. Semua itu bermula ketika ada tugas menyanyi di sekolah. Bagaimana bisa bernyanyi? Untuk berkata-kata saja, Gogor sulit. Apalagi, Gogor menyadari sesuatu setiap kali…